SMP N 1 Trangkil

Berita

Berita

Artikel

kpop

Reality Show

Minggu, 14 November 2021

RINCIAN KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) PERUBAHAN SMP NEGERI 1 TRANGKIL TAHUN ANGGARAN 2021

 RINCIAN KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) PERUBAHAN

SMP NEGERI 1 TRANGKIL TAHUN ANGGARAN 2021


smpn1trangkil.sch.id - Untuk menghindari segala bentuk manipulasi dan penyimpangan pelaksanaan kegiatan yang akan mengakibatkan kerugian beberapa pihak terutama pihak sekolah, maka setiap tahunnya pihak SMP Negeri 1 Trangkil selalu membuat rincian anggaran untuk segala pembiayaan dalam pelaksanaan kegiatan sekolah. Pembiayaan tersebut untuk memenuhi delapan kompetensi yang berjalan di sekolah. Untuk anggaran pemasukan di SMP NEGERI 1 TRANGKIL di dapat dari sifat dana BOS TA 2020 dan penerimaan Dana BOS sebesar Rp 917.185.000, 00. dengan rincian pengeluaran sebagai berikut.


(Dokumen sekolah, 2021)




Senin, 06 September 2021

Jelang PTM Terbatas, Siswa dan Guru SMPN 1 Trangkil Jalani Swab Antigen

(Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2021)

smpn1trangkil.sch.id - Senin (6/9), SMP Negeri 1 Trangkil menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan berupa swab antigen ke beberapa guru dan siswa. Sebanyak 25 guru dan 50 siswa kelas VIII terpilih untuk menjalani pemeriksaan kesehatan tersebut. Kegiatan ini disaksikan oleh Bapak Camat Trangkil dan Kepala Puskesmas Trangkil. 
(Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2021)

Kegiatan pemeriksaan ini dilakukan untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Alhamdulillah kegiatan terlaksana dengan baik berkat kerjasama berbagai pihak, diantaranya pihak pemerintah setempat, pihak Puskesmas Trangkil dan guru serta siswa-siswi SMP Negeri 1 Trangkil yang telah berpartisipasi dalam persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas ini.

(Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2021)

Pembelajaran tatap muka terbatas ini akan dimulai Senin, 6 September 2021. Siswa yang diberi kesempatan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka ialah 50 siswa kelas VIII yang terpilih menjadi peserta Asesmen Nasional. Alhamdulillah hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa semua siswa dan guru yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dinyatakan sehat dan bisa mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas selama 60 menit di sekolah. 

Kepala SMP Negeri 1 Trangkil berharap semoga semua pihak baik guru, karyawan, siswa dan orangtua/wali murid dapat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di dalam maupun di luar lingkungan sekolah, agar kegiatan PTM terbatas bisa berjalan dengan baik tanpa menimbulkan lonjakan kasus covid-19.

"PTM terbatas ini akan sukses diselenggarakan dengan kerja sama semua pihak yakni pihak sekolah, pihak orang tua serta siswa-siswi SMP Negeri 1 Trangkil. Kita harus sama-sama bisa menjaga diri, menerapkan selalu protokol kesehatan dengan ketat agar tidak ada penyebaran virus antar peserta didik maupun tenaga pendidik dan orang tua/wali murid", tutur beliau.

Semoga Allah selalu memberikan perlindungan dan kemudahan untuk kita dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMP Negeri 1 Trangkil. Aamiin. 

Jumat, 20 Agustus 2021

PERINGATAN 10 MUHARRAM 1443 H, SMPN 1 TRANGKIL SANTUNI ANAK YATIM

smpn1trangkil.sch.id-  Pada hari Kamis 10 Muharram 1443 H (19/08/2021), bertempat di gedung outdoor, SMP N 1 Trangkil Kabupaten Pati mengadakan acara Santunan Anak Yatim. Acara dihadiri oleh Kepala sekolah, sejumlah guru dan karyawan, serta 58 siswa yatim yang bersekolah di SMP N 1 Trangkil.

Anak yatim adalah seseorang yang kehilangan ayahnya sebelum mencapai usia dewasa. Menanggung anak yatim berarti mengurusi segala keperluan hidup, mengasuh, mendidik, dan menyantuni. Allah berfirman: "Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah "Memperbaiki keadaan mereka adalah baik," (QS. Al-Baqarah [2]: 220).

Kepala SMP N 1 Trangkil, Bapak Kunarso, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan santunan yatim ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Keluarga Besar SMP N 1 Trangkil kepada para siswa yatim. Selain itu, Bapak Kunarso juga mengajak para siswa untuk tetap semangat belajar dan jangan minder.  “Kita tidak tahu rencana Allah seperti apa, tapi yang pasti segala sesuatu yang terjadi pasti ada hikmahnya, oleh karena itu kita harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah SWT,” ujar beliau.  

Kegiatan santunan anak yatim merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan SMP N 1 Trangkil tiap tanggal 10 Muharram. Berdasarkan data yang diberikan oleh Ketua Panitia santunan anak yatim, Ibu Catur Wirononingsih, S.Pd., tahun ini, dari sejumlah santunan yang diterima panitia, jumlah anak yang disantuni adalah 58 siswa. Dalam sambutannya, “Alhamdulillah kegiatan santunan anak yatim berjalan lancar terimakasih bapak ibu guru dan karyawan atas partisipasinya, semoga kegiatan yang baik ini bisa berjalan di tahun yang akan datang dan Allah SWT meridhoi amal kita.”  

Beberapa hadits Nabi Muhammad SAW mengungkapkan keutamaan menyantuni anak yatim. Salah satunya ketika Rasulullah SAW menjamin bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan bersamanya nanti di surga. "Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini", kemudian Beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkan keduanya." (HR Bukhari).

Kegiatan santunan anak yatim ditutup dengan bacaan do’a oleh Bapak Muhammad Haris, S.Ag. Semoga kita senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang diberikan Allah SWT. 

Sabtu, 07 Agustus 2021

Pegawai Purna dan Pindah Tugas, SMPN 1 Trangkil Adakan Pelepasan Sederhana

 

smpn1trangkil.sch.id -  Pelepasan pegawai SMPN 1 Trangkil yang telah memasuki purna tugas dan pindah tugas diawali dengan sambutan Kepala SMPN 1 Trangkil Bapak Kunarso. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purna bakti/pensiun kepada Bapak Ahmadi, Bapak Sutamto dan yang pindah tugas Ibu Arum Retno, Bapak Najih Fatihuddin, semoga peralihan tugas ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagian dan suka cita.

Masa pensiun bukan akhir dari proses aktivitas dan kreativitas, sedangkan yang pindah tugas dapat melanjutkan perjuangan dalam dunia pendidikan untuk menjadi insan  yang lebih baik ditempat yang baru. Pengabdian tidak berhenti hanya karena kita memasuki Purna Tugas. setelah masa pensiun, semangat dan optimisme harus tetap menyala. Kontribusi seorang pensiunan justru semakin nyata dan diperlukan pada saat ia terjun dalam kehidupan bermasyarakat.

Selanjutnya atas nama lembaga beliau menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih sebanyak-banyaknya, atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan selama ini, dalam menjalankan tugas-tugas terutama terkait dengan keikutsertaan dalam mencerdaskan anak bangsa. Disampaikan juga bahwa loyalitas Bapak Ibu guru yang purna tugas dan pindah dalam menjalankan aktivitas dan rutinitas selalu disiplin waktu, pekerjaan dan kegiatan lainnya. Diakhir sambutannya Kepala Sekolah menyampaikan bahwa keluarga besar SMPN 1 Trangkil tentu saja merasa kehilangan dan berharaf untuk tetap menjaga tali silaturahmi.

Di penghujung acara, diadakan penyerahan kenang-kenangan dari keluarga besar  SMPN 1 Trangkil dan diakhiri dengan ramah tamah dengan seluruh pegawai dengan tetap menjaga jarak dan memakai masker sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Salam sehat, salam semangat. Semoga kita tetap bisa menjaga silaturahim, dimanapun dan sampai kapanpun. Selamat bekerja di tempat yang baru bagi Bapak/Ibu yang pindah tugas dan selamat menikmati masa purna bagi Bapak/Ibu yang telah menuntaskan pengabdiannya.



HUT Pati Ke 698, Keluarga Besar SMPN 1 Trangkil Mengenakan Pakaian Adat Pati


smpn1trangkil.sch.id - Sabtu (7/8) Kabupaten Pati memasuki usia ke-698. Tahun demi tahun telah terlewati, berbagai dinamika kehidupan bermasyarakat dijalani tanpa henti, hingga berada di usia ini. 698 bukanlah angka yang sedikit. Di usia yang makin matang ini harus dimanfaatkan oleh para pemangku kebijakan untuk menyatukan tekad, komitmen, dan harapan untuk membangun Kota Pati agar semakin maju, berkembang dan jaya selalu di berbagai waktu.

HUT Pati tahun ini, terasa sepi. Biasanya kami, semua anggota keluarga besar SMP Negeri 1 Trangkil bersama-sama secara serentak masuk ke sekolah mengenakan pakaian adat Pati. Dengan anggun dan elegan, mengenakan pakaian adat Pati, terasa ada  kebanggaan tersendiri bisa menjadi bagian dari Pati. Namun tahun ini, hanya beberapa guru dan karyawan yang piket yang mengenakan pakaian adat Pati di lingkungan sekolah.

Tahun ini masih masa pandemi. Kami hanya bisa berdoa semoga wabah ini segera sirna dari bumi ini, sehingga kita bisa beraktivitas seperti dulu lagi. Sesuai dengan tema HUT tahun ini yakni bangkit bersama lawan corona untuk Pati makin sejahtera, ayo kita tetap semangat menjalani hari demi hari dengan kesyukuran yang tanpa henti kepada Sang Ilahi.

Ayo kita tetap menjaga diri, menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, rajin cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, kurangi mobilitas dan jangan lupa berdoa semoga kita terhindar dari wabah ini.


 (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2021)


 (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2021)

Harapan kami untuk Kabupaten Pati, semoga tetap jaya, tetap berkualitas dengan program pemerintahannya, dan mengayomi seluruh warganya.

Salam sehat, salam semangat. Ayo bangkit lawan corona demi Pati yang makin sejahtera.

Rabu, 21 Juli 2021

Indahnya Berbagi, Idul Adha 1442 H di SMP Negeri 1 Trangkil

 


smpn1trangkil.sch.id – Hari Raya Idul Adha menjadi hari yang paling ditunggu oleh umat Islam selain Hari Raya Idul Fitri. Pada hari tersebut, umat Islam akan melaksanakan ibadah sholat id dan juga ibadah kurban.

Ibadah kurban ini merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan bagi setiap umat muslim yang mampu melaksanakannya. Ibadah kurban juga menjadi cara kita dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga sebagai bentuk ketaatan kita terhadap perintah-Nya.

 

Allah SWT memerintahkan ibadah kurban ini langsung melalui firman-Nya yakni di dalam surah Al Kautsar ayat 2 yang artinya, “Maka laksanakanlah salat kepada Tuhanmu, dan berqurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).

Rabu (21/7) Bapak/Ibu Guru SMP Negeri 1 Trangkil ikut merayakan idul adha dengan berqurban 2 ekor sapi. Momen idul adha tahun ini terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dulu hewan qurban disembelih langsung di sekolah, namun tahun ini berbeda. Hewan qurban disembelih di tempat penyembelihan dan dibersihkan disana, barulah daging dan tulang yang sudah bersih dibawa ke sekolah untuk di-packing dan selanjutnya dibagikan kepada guru dan karyawan serta tak lupa kepada warga sekitar sekolah. 

Ya, momen idul adha yang biasanya rame dengan gelak tawa saat menguliti daging qurban, riuhnya saat memotong daging dan tulang, serta membahananya bau daging qurban saat dipotong, terlewati untuk dinikmati tahun ini. Namun hakikat idul adha yang sesungguhnya, yakni berqurban dan berbagi dengan sesama tak kami lewati. 

Alhamdulillah, atas segala nikmat yang Allah berikan kepada kami. Semoga di tahun-tahun berikutnya lebih banyak lagi yang berqurban sehingga lebih banyak lagi untuk berbagi. Aamiin.

Maka laksanakanlah salat kepada Tuhanmu, dan berqurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)~(QS: Al Kautsar: 2) 
Packing Hewan Qurban di Sekolah oleh Bapak/Ibu Guru SMP Negeri 1 Trangkil

Tebarkan kebaikan dengan berbagi kepada sesama. Karena dalam berbagi ada keindahan yang tak terungkap dalam kata. Salam hangat untuk semua keluarga besar Spensatra. 

Terima kasih yang tak terkira untuk Bapak/Ibu Guru yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk merayakan idul adha tahun ini. 

Senin, 12 Juli 2021

Belajar Keteladanan dari Pak Kunarso, Satu Perbuatan Nyata Lebih Baik daripada Seribu Ucapan

 


 
Smpn1trangkil.sch.id - Upaya SMPN 1 Trangkil dalam  menyongsong Adiwiyata  tingkat Provinsi Jawa Tengah, tentu tidak bisa terlepas dari campur tangan semua pihak yang ada di dalam lingkungan sekolah setempat. Peran utama tentu ada di pihak kepala sekolah untuk mewujudkan keinginan itu, karena untuk meraih predikat Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah tidak mudah.

“Satu Uswatun lebih baik dari seribu mauidhoh hasanah” ungkapan itulah yang selalu diterapkan bapak Kunarso, Kepala Sekola SMPN 1 Trangkil.

Menurut beliau berbuat lebih baik dari pada hanya berbicara. Kerena dalam memimpin dan mengambil kebijakan beliau selalu mengutamakan kerja nyata dari pada hanya sebatas wacana.

Sebagai kepala sekolah, pak Kunarso tidak jarang turun langsung mengerjakan apa saja untuk memberikan contoh kepada guru maupun siswa. Seperti menyapu dan membersihkan lingkungan dikerjakanya sendiri.  

Seperti yang ungkapkan Rizka, Guru SMP N 1 Trangkil, beliau  mengatakan bahwa ketika semua siswa dan guru kerja bakti menyapu dan membersihkan lingkungan di sekolah, tidak ada rasa sungkan sedikitpun pak Kunarso langsung ikut terjun membantu.

“Seperti tidak ada perasangka bahwa kepala sekolah ikut kotor-kotoran membersihkan lingkungan, akan merendahkan martabatnya sebagai kepsek,” jelas Rizka.

Selain itu, lanjut bu Rizka, teladan yang lain dari sosok bapak Kunarso adalah ketika musim kemarau melanda Kecamatan Trangkil. Saat itulah, beliau langsung menghimbau kepada semua siswa untuk membawa satu botol air dari rumahnya masing-masing untuk menyirami seluruh tanaman yang ada di sekolah. Tidak sekadar menghimbau, pak Kunarso juga mencontohkan dengan membawa sebotol air dari rumahnya juga.

Dengan apa yang telah dilakukan  pak Kunarso terhadap lingkungan di sekitarnya, beliau tidak pernah mempunyai keinginan muluk-muluk.  Pak Kunarso hanya ingin menciptakan masa depan yang baik bagi generasi mendatang.

Menurut beliau jika berhasil mencetak 100 siswa saja yang mempunyai kepedulian akan kebersihan lingkungan adalah pencapaian yang sangat luar biasa, karena tidak semua orang memiliki kepedulian yang serius terhadap keberlangsungan lingkungan pada masa depan.   

Pak Kunarso yang merupakan Lulusan IKIP PGRI Semarang ini, selalu berpesan kepada semua siswa dan guru-guru agar tidak hanya memandang masalah kebersihan lingkungan sebatas untuk meraih predikat  adiwiyata semata. Melainkan harus bisa menanamkan prinsip-prinsip cinta lingkungan yang dapat berguna di masa mendatang.

“Kalau hanya sertifikat dan predikat saja, kita akan sia-sia, kita harus menularkan virus cinta lingkungan selamanya,” 
 
itulah wejangan yang selalu disampaikan bapak Kunarso, untuk menumbuhkan cinta terhadap lingkungan kepada siswa. (mail/gus) 


Berita ini telah dimuat di situs infojatengpos.com

Materi

Video

Tugas